Senin, 08 April 2019

KETIKA SISWA MAMPU TERSENYUM

Ketika Siswa Mampu Tersenyum.

Senyum itu Ibadah. Luar biasa kalimat ini. Memberikan penghargaan kepada kata Senyum.Mampukah semua orang tersenyum? Ada yang mengatakan berat, ada juga yang mengatakan biasa saja tuh. Tapi pembuktian di lapangan atau dalam pergaulan begitu susahnya. Tapi kita jangan berprasangka jelek dulu. Karena mungkin ada orang yang sudah memiliki tipe muka yang menggambarkan keseyuman dan tentunya ada orang yang sudah menampakan wajah atau muka kecemberutan alias sukar tersenyum. Padahal hatinya baik loh...
Berarti memang kita harus berusaha untuk bisa tersenyum. Kan senyum itu Ibadah. berarti dengan tersenyum akan mendapatkan pahala. Oleh karena diri kita sudah memberikan manfaat yang baik buat lingkungan sekitar. # Senyum Indah



Berbicara siswa alias peserta didik. Pasti kita berharap peserta didik kita sudah mampu membiasakan untuk tersenyum. Seberapa pentingnya yah! senyum itu dikaitkan dengan proses belajar dan hasil belajar dan pentingnya dalam berinteraksi langsung dengan pendidik.

Tersenyum untuk mengawali kegiatan belajar harus sudah terasa dan terkondisikan . Hem,  inner beauty yang terpancar akan memberikan semangat untuk semua warga sekolah dan tentunya semangat dalam proses belajar.
Sepele namun sungguh bermakna alias berkesan dan memberi spirit positif. Jadi monggo tersenyum dan jangan takut untuk dikatakan sebagai orang tidak waras.( Boleh Ketawa nie )

Coba tanya pada diri sendiri. Mau tidak dicemberutin. Apalagi kalau jaraknya berdekatan. Sepertinya sakitnya tuh disini. Maaf bukan baperan loh.



Karena senyum itu penting dan bermakna jadi yuuk kita belajar tersenyum. Gimana yah kira-kira caranya yang paling muudah. Mudah saja sih. Nah ,...bagi yang suka berpose selfie pasti ingin berusaha tampil menawan dan mempesona. Pasti kalian akan terus memphoto ulang sampai hasilnya menuju standar yang memuaskan. Apa hayoo kira-kira standarnya ?? Cantik kah?. Hem, rasanya bukan. Mata terlihat sayu atau terbelalak kah ? Hem,  rasanya bukan juga. Cung siapa yang bisa jawab?
Jawabanya adalah ada Senyum yang tampak. Seterang apapun hasil photo kamu tapi kalau belum tersenyum pasti akan dibuat lagi. Seputih ataupun secocok warna apapun dari photo kamu tapi kalau belum ada senyum pasti akan dibuat lagi. Tuh kan betul...Jempol deh.



Senyum dalam proses belajar bagi seorang peserta didik menunjukan akan kesiapan dan kesenangannya pada mapel, waktu dan guru yang sedang Dia hadapi. Kalau Dia sudah senang maka Dia tidak akan peduli siapa yang mengajar, berapa lama waktunya dan Mapel apa yang sedang dia pelajari.

Sepertinya tiap guru harus mampu mengobarkan semangat senyum. Hem, Seperti mau perang saja nie. Maksudnya para pendidik harus bisa menggugah jiwa-jiwa peserta didik untuk menunjukan Senyumnya. Mungkin bisa dengan Yel..Yel atau dengan Humor sedikit. Semuanya diserahkan saja kepada para pendidik.



Bayangkan kalau ada pembelajaran tidak ketemu dengan aura senyum bahagia. Semuanya sedang berada dalam kondisi penderitaan alias tidak bisa tersenyum. Bapak Ibu Gurunya terlihat cemberut, Peserta didiknya juga sama. Haduh  kacau balau, perang dunia ketiga nie.Sudah dipastikan kalau di kelas itu sedang ada pertunjukan drama melankolis tanpa ending yang baik. ( Bisa aja nie).
Akhirnya pembelajaran memang terasa amat membosankan. Mapel tidak tersampaikan. Peserta didik malas mengikuti..

Saya pun harus mengevaluasi diri sendiri, Sudahkah saya mampu tersenyum ikhlas unttuk anak didikku?? Masih banyak yang harus saya perbuat dan belajar.

#Salam Guru Berkah
#Senyum Itu Ibadah

Bambang Susilo/ 8 April 2019/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar